Rabu, 09 Maret 2016

Tentang Persahabatan

Tak ada yang lebih menyenangkan dari persahabatan,
Walau kadang jiwa nelangsa dalam canda,
Sepotong kata maaf,
mampu kembalikan segala.

Selasa, 08 Maret 2016

Ujian "Termudah"

Hai... Hai... Cici datang lagi. Kali ini mau bahas soal ujian.*Idih apa deh, Ciiii... ngingetin soal ujian. Udah kayak dosen aja. -,-

Hahaha... Sabar, Gaes. Kali ini nggak bakal bahas soal ujian yang jelimet and bikin otak mumet, kok. Keep calm. *pasang kacamata item*

Cuma mau bahas soal ujian hidup. #NyengirLebar. *Lah, malah bahas ujian hidup. Lebih berat lagi. orz.* Hehehe. Nggak usah lemes dulu, dong... Santai aja. Woles. Woles. :D

Karena ujian hidup itu bukan untuk ditangisi, diratapi, apalagi dihindari. Karena kita nggak akan pernah bisa menghindar. Lah, mau menghindar ke mana coba? Wong yang punya dunia dan seisinya Allah. Terus, kita mau lari ke mana? Apa mau lari ke dunia lain? Hehe. Jadi, kalau Allah udah menetapkan sesuatu untuk kita, baik berupa rahmat (yang biasanya kita lihat sebagai sesuatu yang enak-enak buat kita--padahal belum tentu yang enak itu baik), ataupun ujian (yang biasanya kita anggap sebagai sesuatu yang menyesakkan dada--padahal belum tentu yang menyesakkan dada itu buruk), maka nggak ada yang bisa menolaknya. Apapun itu.

"Apa saja yang Allah anugrahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya. Dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
(Q.S 35:2)
ilustrasi: nyaplok di google
Jadi Gaes, udah jelas ya... Kalau sesuatu itu udah ditakdirkan untuk kita, maka akan datang ke kita. Tapi kalau Allah masih menahannya, masih memberikan kita ujian-ujian lainnya, juga nggak ada yang bisa melepaskannya. Illah huwa--Kecuali Dia. So, nggak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan di dunia ini, kecuali khawatir gimana keadaan kita di akhirat nanti. :)

Ujian itu harus dihadapi dan dilalui dengan sebaik-baiknya. Karenaaaa... kalau terus-terusan ditangisi--tanpa berusaha mencari solusinya, maka kita nggak akan pernah lulus, nggak akan pernah naik kelas. Sama seperti di sekolahan, kita nggak akan naik kelas kalau belum ikut dan lulus ujian. Kalau kita terusan-terusan menghindar dan nggak berusaha untuk lulus ujian, mau sampai kapan? Dan emangnya mau tinggal kelas mulu? Nggak dong, ya... :D

Senin, 07 Maret 2016

KCM

Ceritanya lagi diminta buat buat tulisan yang intinya menggambarkan alasan "Kenapa menulis". Karena pengen punya judul yang beda--selain sekadar "kenapa saya menulis", maka tercetuslah judul KCM alias Ketika Cici Menulis. Rada mirip judul novelnya Kang Abik, yaa... Emang iya sih. Orang emang terinspirasi dari judul itu, kok. Hehe.

Menurut aku... menulis itu mengekspresikan diri dengan caraku sendiri. Karena ketika menulis, aku bisa jadi siapa aja dan merasakan apa aja, terutama ketika nulis fiksi. Berasa bebas se-bebas-bebasnya. Yaaah... lebih kurang maknanya terselubung dalam tulisanku yang ini nih. Klik di sini.

Menulis itu...

Jumat, 04 Maret 2016

BLANK



Layar putih terhampar
Tuts-tuts diam tak bersuara
Jemari enggan menari

Semua membisu
Diam
Beku
Kaku

Kamis, 03 Maret 2016

Lara

Panggil aku Lara. Aku gadis berusia 23 tahun. Seperti namaku, kisah cintaku juga melara. Karena aku hanya bisa bermimpi tentang cinta. Cinta yang entah kapan akan bersambut.

Ya. Mungkin aku tidak tahu diri, jatuh cinta pada Leo, lelaki super terkenal bak boy band di kampusku. Tidak hanya tampan, Leo juga lelaki yang ramah dan baik hati. Aku kenal betul dengannya, karena rumah kami berdekatan. Sejak dulu kami susah bertetangga. Tapi entah kenapa,

Rabu, 02 Maret 2016

Hari Ke-3

Oh My Allah... Pliz help me... *Nadahin tangan depan kompi*

Ini hari ketigaku ngODOP, alias ikutan program One Day One Post. Oh My Allah... itu orang-orang di grup ODOP pada rajin amat, siiiiih? Pagi-pagi bahkan dini hari udah ada aja yang setor tulisan. Emang mereka rajin apa nggak ada kerjaan, sih? *ditabok warga ODOP*

Gaes, serius ini... rasanya aku

Selasa, 01 Maret 2016

Hidayah

Yuhuuu...
Cici is back--lagi.

Memasuki hari ke-2 ngODOP nih. Rencana masu nulis tentang curhat--lagi, tapi takut ntar pada bosen. *Bagus nyadar, Ci* Hahaha.

Baiklah, Guys. Kali ini aku mau sharing tentang hidayah nih. Konon Si hidayah ini banyak menjadi perbincangan di sana-sini. Nggak cuma jadi perbincangan untuk diperebutkan  dan diambil hatinya *gebetan kali, diambil hatinya* tapi juga menjadi perbincangan karena Si hidayah ini selalu saja menjadi alasan ataupun kambing hitam untuk tidak/belum berbuat baik. Betul, apa bener? Hehe. Padahal Si hidayah sendiri mah, nggak mau jadi kambing hitam. Karena dia lebih suka jadi kambing putih. *apaan coba?* #abaikan

Jadi, Guys... Berapa kali sih,