Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Sarapan Anti Mainstream ala Cici

Ceritanya kemarin aku bikin lontong buat sarapan. Nah, karena pagi ini lontongnya masih ada sisa, tapi gulainya udah habis, maka aku manfaatkan saja apa yang ada. Ya ini dia... Si bubur kacang ijo--yang belum naik haji--yang jadi sasaran.

FYI, ini bubur kacang ijo yang aku buat sore semalam, jadi karena masih ada sisa juga, aku masukin kulkas, maka bertemulah si bubur dengan lontong di dalam kulkas. Tapi mereka nggak deket-deketan apalagi pegang-pegangan, soalnya bukan muhrim. *Ini sebenarnya cerita apa sih?* #PembacaKezel

Minggu, 23 Oktober 2016

Mesin Jahit Cici

Ceritanya lebih kurang sebulan yang lalu aku lagi hunting mesin jahit bareng suami. Mulai dari hunting via online maupun offline. Di beberapa toko online emang ada yang nawarin harga di bawah harga pasar, bahkan selisihnya lumayan. Tapi, aku pribadi dan terutama suami, saat itu masih takut untuk belanja online yang jumlahnya lumayan besar, apalagi ini barang elektronik yang rentan pecah, rusak, dan lain-lain. Belanja online sih udah sering, tapi biasanya hanya berkisar nominal puluhan hingga ratusan ribu. Biasa deh, hunting-hunting perlengkapan cewek. :D

Kamis, 13 Oktober 2016

Positif Saja


Entah kenapa, seminggu terakhir banyak banget dapat kabar teman-teman lagi pada hamil. Entah itu yang memang sengaja memberi tahu (berbagi kabar bahagia), atau pun yang tanpa sengaja ketika asik chatting, akhirnya memberi tahu bahwa dia sedang hamil. Alhamdulillah, benaran ikut senang. :)

Kenapa? Ya karena aku yakin, sesuatu itu menular, termasuk kehamilan. Hehehe. Entah ini mitos atau tidak, dulu para ibu-ibu komplek--waktu aku masih tinggal di komplek perumahan dan kadang ngumpul sama ibu-ibu--pernah bilang, "Eh, si A hamil ya? Wah, hati-hati nih, biasanya kalau udah hamil satu, nular ke yang lain," celetuk salah seorang ibu.